cherry flux

Lets Share Some Inspiration

Dinar Kartika & Yogi Yulian 1st Anniversary

November9

Tak terasa telah mencapai di tahun pertama kebersamaan
kami,Alhamdulillah…sugguh sangat kami syukuri, sejauh ini tak sedikit masalah yang menghambat kami namun kami sangat bersyukur mampu menghadapi semua itu, dan kami sangat berharap kami mampu menghadapi masalah yang mungkin lebih rumit
lagi suatu saat nanti.

10 November 2008 tepat setahun yang lalu cinta kami bersatu, hari ini tidak hanya sangat bersejarah karena bertepatan dengan Hari Pahlawan namun juga sangat bersejarahbagi kami, karena dengan adanya hari ini kami berharap apa yang telah kita bangun selama setahun ini dapat menjadi fondasi yang akan menjaga semua yang akan kita bangun tahun-tahun kedepan.

Selama satu tahun ini kami mendapat berbagai macam cobaan dan rintangan, sungguh menguras segala pikiran dan emosi bahkan tak jarang terasa ingin sekali mengakhiri semuanya, namun kembali bada fisi dan misi kami, bahwa 10 November 2008 kami berjanji untuk bersama hingga saatnya tiba.

Kami terutama saya sangat bersyukur karena dapat mendampinginya dalam berbagai kesempatan, dan sangat, sangat bersyukur karena memiliki pendamping yang di nilai keluarga saya dapat menggantikan Papa saya, yang selalu sabar dalam membimbing saya, mengingatkan saya disaat saya lupa, selalu ada disaat saya sedanng rapuh tak berdaya, disaat saya takut akan hal terburuk yang akan menimpa saya, disaat saya cemas dengan keadaan saya, dia selalu dengan setia merawat dan berada di samping saya untuk meyakinkan jika saya akan baik-baik saja, saya pasti bisa melewati semua ini.

Kami berusaha tidak menyalahkan keadaan, kini kami mulai belajar untuk hidup lebih sederhana dan apa adanya, kami berharap apa yang kita mimpikan dan kami harapkan beberapa tahun kedepan dapat terwujud.

Do’a saya saat ini tidak terlalu muluk dan berharap terlalu banyak, saya berharap Alloh  melindungi dan meridhoi kami, selalu menjaga kami dan memberikan kekuatan serta ketabahan untuk kami agar dapat terus selalu saling menguatkan satu sama lain.

Hari ini, Selasa, 10 November 2009 saya adalah seorang Dinar Kartika dan kami berharap jika tidak ada halangan tahun depan akan menjadi tahun yang sangat bersejarah bagi kami, karena saya akan mendapat gelar baru dan tentunya nama baru “Dinar Kartika Yulian”

Semua ini tak akan pernah kami lewati dengan suka dan duka tanpa hadirnya orang-orang yang kami sayangi yang terus membantu kami hingga saat ini, sahabat kami Nikita, Arif, Ratih, Ruri, Siska kami sangat berterima kasih atas dukungannya selama ini, dan terutama keluarga besar kami berdua yang telah merestui kami dan mendukung kami sepenuhnya, terutama Papa yang telah menyerahkan hak asuh saya pada orang yang saya sayangi, I Love
You So Much Dad….

the-love-will-keep-us

at selogawang


lets cooking

touring

touring

jalan2

uph

SUDAHKAH KITA BERTERIMA KASIH

November9

10 November 1945, 64 tahun yang lalu para pahlawan Indonesia berjuang untuk membela negaranya, untuk tetap mempertahankan keutuhan Negara Republik Indonesia. 64 tahun yang lalu para pejuang bersimbah darah bertaruh nyawa hanya demi satu kata “MERDEKA”, “Merdeka atau mati” mungkin itu kalimat yag cukup terkenal dan sering kita dengar, seruan khas dari Bung Tomo itu seakan tak pernah terlupa, semangatnya , perjuangannya dan motivasinya untuk membawa negara ini menuju kemerdekaan akan terus kita kenang, tidak hanya beliau banyak pahlawan lain yang wafat di medan perang bahkan banyak ratusan pahlawan tanpa nama yang ikut tewas demi memperjuangkan bangsa ini.

Mengingat begitu hebatnya perjuangan para pahlawan kita dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini apakah kita sudah berterima kasih dengan apa yang mereka lakukan? Wujud terima kasih kita terhadap para pahlawan kita yang telah gugur bukan hanya dengan upacara peringatan saja namun juga perbuatan. Sebagai generasi muda penerus bangsa mari kita hargai perjuangan para pahlawan kita dengan menjaga persatuan bangsa kita, denga demikian keutuhan negara kita tidak akan terancam.

Menurut saya sebutan “PAHLAWAN’ tidak hanya untuk para tentara dan pejuang yang telah wafat di medan perang, namun sebutan pahlawan bisa melekat pada siapa saja seperti Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, Ayah seorang pahlawan keluarga, dan lain sebagainya, paling tidak saat ini kita bisa berjuang dan menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri dengan tanpa harus tergantung pada orang lain, dengan begitu kita membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bangsa ini.

Menyinggung masalah kesejahteraan, saya masih merasa prihatin dengan nasib para veteran yang dulu telah berjuang bertaruh nyawa untuk memerdekakan Negara ini namun saat ini nasib mereka banyak yang terlunta-lunta ada yang menjadi tukang sapu, penjual perkakas dari bambu, bahkan ada yang menjadi pemulung, melihat keadaan ini apakah layak bagi mereka? orang yang telah berjuang dengan segenap jiwa dan raga demi bangsa dan negara, namun setelah semuanya telah berubah lebih baik mereka di lupakan dan di abaikan begitu saja.

Mungkin beberapa veteran di upahi dengan uang pensiun setiap bulannya namun ini bagi yang sebelumnya telah direkomendasikan, namun bagi yang tidak? Mereka harus kembali berjuang, bukan untuk bangsa dan negaranya, namun mereka harus berjuang bagi dirinya sendiri untuk bertahan hidup. Sebenarnya tidak hanya pemerintah yang disinggung dalam masalah ini, namun juga orang yang berada di sekitarnya seharusnya juga mau sedikit memperhatikan mereka, mari kita tunjukan rasa hormat, menghargai dan rasa terima kasih pada para pahlawan kita.

Dengan semangat juang 45 yang tak akan pernah luntur dalam jiwa kita, mari kita peringati hari pahlawan kali ini dengan rasa syukur kepada Tuhan dan rasa terima kasih kepada pahlawan bangsa kita, dan mari kita berdo’a bagi bsemua pahlawan yangtelah gugur demi bangsa dan negara ini, semoga segala amal ibadah yang telah mereka kerjakan diterima Allah SWT. Tetap semangat Muda-Mudi Indonesia, mari kita galang dan jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini, Tetap jaya Indonesiaku !!!

BELAJAR BERJIWA BESAR

July9

fight

Melanjutkan postingan saya sebelumnya,saya ingin menyampaikan selamat bagi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang memperoleh hasil suara paling tinggi pada Quick count kemarin dan di prediksi mampu menduduki kursi kepresidenan walaupun demikian in imasih hasil sementara jadi kita tunggu hasil selanjutnya, selain itu juga selamat bagi kandidat lain yang memperoleh suara dari pendukung setianya.

Hari ini ketika log in facebook saya ingin mengunjungi facebook milik Pak SBY namun saya belum sempat bahkan untuk membaca Jawa pos online saja saya tidak sempat hingga saya meminta kekasih saya tercinta untuk mendownloadkannya, saya sangat terkejut ketika membaca koarn hari ini (Jawa Pos, Kamis 9 Juli 2009), pada halaman utama terdapat table perolehan Quick count dan beberapa pernyataan masing-masing kandidat presiden

Pertama pernyataan dari Drs.H. Susilo Bambang Yudhoyono, Capres No.2 dari Partai Demokrat yang berpasangan dengan Prof .Dr. Budiono. ” Ini belum slesai. Bersyukur itu boleh, tapi tetap menjaga perasaan satu sama lain”

Kemudian disusul dengan peryataan dari Hj. Megawati Soekarno Putri, Capres No.1 dari Partai PDI Perjuangan yang berpasangan dengan H. Prabowo Subianto. “Tapi, kita tahu pemilu direkayasa, karena sepertinya sudah tahu siapa yang menang”

Selanjutnya ditutup dengan pernyataan dari Drs.H. M.Jusuf Kalla, Capres No.3 dari Partai Golkar yang berpasangan dengan H.Wiranto,SH “Tentu kita terkejut, karena tentu saja kita prediksi menang. Karena itu, kita tunggu hasil pemilu resmi”.

Dari ketga pernyataan di atas anda pasti bisa menilai mana pernyataan yang arif, bijaksana dan menunjukan sportifitas yang tinggi, sudah saya bahas sebelumnya, beberapa maalah sebelum pemilu seperti DPT, unndang-undang yang mengikat serta keputusan baru dari Mahkamah Konstitusi yang mengijinkan menggunakan KTP untuk mengikuti pemilu semakin menambah kontrofersi yang sebelumnya hangat di perbincangkan.

Mungkin kita harus sedikit belajar dengan kepemimipinan Barack Obama, dia memperoleh hampir 75% persen suara dan mengangkatnya menjadi Presiden kulit hitam pertama di Amerika, setelah menjabat menjadi presiden dia tidak melupakan beberapa tokoh yang menjadi saingannya seperti Hillary Clinton dan juga Mc.Kein, justru dia mampu merangkul mereka untuk bekerja sama membangun negaranya serta mengentaskan dunia dari krisis global, selain itu para saingan Obama seperti Mc.Kein juga mampu dengan sportif menerima kekalahan dan dengan berbesar hati mau bekerja sama untuk membantu Obama memajukan negara Amerika.

Harapan saya pemilu saat ini berhasil dilaksanakan satu putaran saja, dan saya berharap siapapun kandidat yang berhasil menjadi presiden republik ini harus dapat memenuhi semua janji-janji dan visi misi yang pernah dia sampaikan di depan seluruh rakayat Indonesia, selain itu bagi yang belum di beri kesempatan serta kepercayaan rakyat Indonesia untuk mengmaban amanah sebagai presiden Indonesia saya harap dapat berjiwa besar utuk menerim kekalah dan harus tetap menjaga sikap untuk menghindari reaksi negatif dari berbagai pihak.

figth21 figth-1

KOREKSI PEMILU 2009

July9

sby-jk-megawati

Sebelum anda membaca postingan saya,saya ingin menucapkan terima kasih banyak bagi anda yang tidak golput pada pemilu kemarin dan saya doakan semoga anda sudah sadar ketika memilih 5 tahun lagi bagi yang masih berada di JKGI (Jajaran Kaum Golput Indonesia).

Sebenarnya kemarin saya ingin segera menuliskan uneg-uneg saya seputar pemilu kemarin, namun saya masih menunggu hasil Quickcount yang memastikan prediksi pemenang pemilu 2009 serta beberapa fakta seputar pemilu yang menarik untuk dicermati.

Pertama saya ingin membahas tentang kinerja KPU yang terlihat masih setengah-setengah, tidak usaha jauh-jauh didesa tempat saya menyontreng saja yang menjadi contoh, sehari sebelum pemilu saya di beri kertas hak suara dan pada saat itu diserahkan pada saya langsung ketika saya istirahat kerja, saya diserahi 3 lembar yang 2 lembar untuk 2 nenek saya, kebetulan nenek saya yang satu sedang sakit keras dan tidak dapat pergi pemilih membuat saya bertanya kepada petugas yang memberikan kertas tersebut yang tak lain RT di tempat saya tinggal.

“Pak, mbah kan lagi sakit trus besok gimana? Apa ada petugas yang kesini?” Tanya saya

Dan dengan enteng dijawab “Nggih sembarang mbak Dina, mboten nyoblos nggih mboten nopo-nopo” (ya terserah mbak Dina tidak milih juga tidak apa-apa)

“Ehm..gitu ” jawab saya keheranan , lalu orang tersebut permisi untuk melanjutkan pekerjaannya.

Secara logika anda pasti bisa berpikir kemana semangat para anggota KPU? apa bersemangat jika ada dana pelicin yang bisa lebih dari cukup untuk mendanai transport dan konsumsi mereka? Kita buat presentasi jika dalam satu TPS ada 2 orang yang tidak memilih karena sakit, dalam 1 kota ada 30 TPS berarti 30 x 2 = 60 dan dapat dikalikan dengan jumlah kota dan propinsi setiap kandidat sudah kehilangan sekian banyakk jumlah pemilih.

Selain itu DPT juga pasih menjadi alasan yang klasik, ada pesan salah satu Capres yang mengharapkan pemilu dilaksanakan satu putaran saja namun faktanya kita masih dibingungkan dengan DPT yang masih menemui kesalahan dan kejanggalan karena di tempat saya masih saya temui beberapa orang yang sudah meninggal beberapa bulan sebelum pemilu tapi saja masuk di Daftar Pemilih Tetap, selain itu DPT suatu saat nanti akan menjadi masalah baru namun sudah menjadi rahasia umum yakni jika angka perolehan salah satu kandidat presiden mencapai angka yang tinggi akan menimbulkan reaksi bagi kandidat lain dengan alasan Tidak sah karena banyak masyarakat yang golput atau dengan alasan DPT bahkan mungkin dengan alasan lain yang bertujuan menjatuhkan dan tidak dapat menerima kekalahan, namun prinsip voting salah satu kandidat memperoleh 50% lebih dari jumlah pemlih dia adalah yang berhak menduduki kursi kepresidenan.

Namun pada pemilu kali ini Mahkamah Konstitusi mengeluarkan peraturan baru yan gmemperbolehkan mnggunakan KTP untuk mengikuti pemilu hal ini membuat kontrofersi baru yang menybabkan mendongkraknya suara salah satu kandidat dan hal ini lagi-lagi menimbulkan reaksi yang kurang baik bagi kandidat lain.

Namun alangkah baiknya jika setiap kandidat yang menang ataupun yang kalah mampu menjadi orang yang berjiwa besar dalam menerima kenyataan, yang menang tidak perlu menyombongkan diri justru harus bertangung jawab dengan apa yang dia pernah janjikan dan konsekuan dengan visi misinya, yang kalah harus menerima kekalahan dengan lapang dada, jangan sampai mengumbar omongan yang justru menyulut reaksi yang tidak baik bagi kandidat lain, tim sukses masing-masing kandidat ataupun dari rakyat. Pemuli saat ini biarlah menjadi seperti tujuan sebelumnya, jujur, transparant dan demokratis, biarlah rakyat yang menilai dan menentukan,sukses untuk para calon kandidat,dan selamat bagi siapapun yang berhasil menduduki kursi kepresidenan nanti.

« Older Entries